Jepang Bebas Visa Mulai 1 Desember 2014

Ketua MPR: Terima Kasih Jepang Yang Memberlakukan Bebas Visa Mulai 1 Desember

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanizaki, mengatakan kepada Ketua MPR, Zulkifli Hasan, dirinya baru menjabat sebagai duta besar 1,5 bulan. Pergantian jabatan itu saat Indonesia mengalami transisi perubahan di parlemen maupun presiden. Sebagai duta besar yang baru dirinya ingin meningkatkan kerja sama kedua negara. "Saya akan meningkatkan hubungan yang sudah baik," ujarnya kepada Zulkifli, 3 November 2014, di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD.

Yasuaki melihat Indonesia sebagai negara yang potensial, di mana pertumbuhan ekonominya cukup tinggi. Meski diakui di Indonesia ada dinamika politik namun bagi Yasuaki politik di Indonesia masih stabil. "Saya berpikir Indonesia contoh negara demokrasi yang baik," ujarnya. Hubungan kedua negara pun diakuinya juga baik. Diungkapkan bahwa ekspor-impor kedua negara sangat erat. Modal dari Jepang masuk di Indonesia menurutnya nomer 1.

Bagi Jepang, Indonesia adalah negara yang sangat penting sebab menjadi poros di wilayah Asia Tenggara. Di bidang pendidikan, banyak orang Indonesia belajar di Jepang dan minat orang Indonesia belajar bahasa Jepang pun sangat tinggi. Hal demikian direspon dengan baik oleh pemerintah negeri sakura. Pemerintah negara itu baru saja menurunkan guru bahasa Jepang ke Indonesia sebanyak 300 orang sehingga total guru bahasa Jepang mencapai 2000. Tak hanya itu dalam peningkatkan kerja sama; Jepang mulai 1 Desember 2014 menjalankan bebas visa bagi warga negara Indonesia yang pergi ke Jepang. Namun Jepang juga ingin Indonesia memperlakukan hal yang sama.

Ketika pemerintah Indonesia kembali menggagas sebagai negara maritim, hal demikian diapresiasi oleh Jepang sebab negara itu juga mengaku sebagai negara maritim. "Jadi kita bisa kerja sama," ujarnya. Peningkatkan kerja sama yang diinginkan tak hanya pada pemerintahan namun juga antarparlemen.

Keinginan Jepang untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama disambut dengan baik oleh Zulkifkli. "Terima kasih Jepang telah memberlakukan bebas visa kepada Indonesia," ujarnya. Ketika Yazuaki berharap Indonesia juga memperlakukan bebas visa kepada warga negaranya yang berkunjung ke Indonesia, keinginan itu disambut oleh Zulkifli dan dirinya akan membantu proses itu. "Nanti saya akan bantu," paparnya. Ketika Jepang menyinggung soal poros maritim, Zulkifli memang mengakui bahwa bangsa ini sekarang sedang fokus ke laut.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli mengatakan bahwa Indonesia akan memberi jaminan adanya kepastian usaha dan penanaman modal. "Undang-undang tak boleh merugikan investasinya," tegasnya...

Sumber : www.mpr.go.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARI ESOK ITU HADIAH